Showing posts with label diabetes tipe 2. Show all posts
Showing posts with label diabetes tipe 2. Show all posts

Sunday, February 24, 2013

Makan Manis Tetap Langsing?

Penulis: Silvan Prayogo, BSc. Biochemistry & Mol. Biology, MSc. Biotechnology
Ditulis: 22 February 2013

Karbohidrat dan insulin

Pasta, pizza, minuman soda, roti, kue dan cemilan manis menggoda lidah. Nasi putih menjadi keharusan bagi sebagian besar orang Indonesia. Semua makanan tersebut mengandung karbohidrat (carbohydrate) yang dicerna menjadi gula. Makan makanan berkabohidrat meningkatkan kadar gula darah (blood glucose). Peningkatan kadar gula memicu pelepasan hormon insulin supaya gula diserap sel – sel tubuh untuk digunakan sebagai bahan bakar (energy) melalui proses glycolysis. Glycolysis adalah proses memecah molekul gula menjadi molekul – molekul energy.

Namun kadar gula darah terlalu tinggi / tidak terkendali menyebabkan diabetes. Diabetes adalah gangguan kesehatan karena gula darah tidak bisa diserap oleh sel – sel tubuh. Ada dua macam diabetes yaitu tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 terjadi jika pankreas pasien tidak mampu memproduksi insulin. Sedangkan diabetes tipe 2 terjadi jika sel – sel tubuh pasien tidak merespon (resistant) terhadap insulin. Informasi diabetes bisa dicari di media massa.

Bagaimana karbohidrat menyebabkan kegemukan (obesitas)?

Gula (glucose) yang tidak diserap sel – sel tubuh diproses oleh hati (liver) menjadi  molekul glycogen. Glycogen  disimpan di hati atau di otot sebagai cadangan energy siap pakai. Misalnya dipakai saat berolah raga. Hati juga merubah gula menjadi asam lemak (fatty acid).